Senin, 10 November 2025

Hello.... Jumpa Lagi

 

post terakhir tahun 2015 yang lalu,,, kini 10 tahun berlalu

 Jumpa lagi di blog ini... 

apa kabar semuaaa ... apa saja yang sudah dilewati? wow ternyata banyak sekali yaa

tawa, suka dan air mata, masya ALLAH masih bisa lalui itu semua 

 

mau aktif lagi di blog ini hanya untuk menulis semua yang sudah dilewati penuh cerita

terkadang tidak ada tempat untuk mengeluh atau sekedar bercerita,,

mari kita tuangkan di blog ini...

 

selamat membaca cerita-cerita, keluh kesah atau sharing-sharing di selanjutnya  ^^,



Menikah itu Apa sih ??

Benarkah MENIKAH didasari KECOCOKAN ??????

Kalau dua-duanya doyan musik, berarti ada gejala bisa langgeng.. Kalau
sama-sama suka sop buntut berarti masa depan cerah...(That simple?..... ...)
 
Pernikahan tidak sesederhana itu... 

Berbeda dengan sepasang sandal yang hanya punya aspek kiri dan kanan,
menikah adalah menyatukan dua manusia, pria dan wanita. Dari anatomi saja sudah tidak
sebangun, apalagi urusan jiwa dan hatinya.

Kecocokan, minat dan latar belakang keluarga bukan jaminan segalanya akan lancar tanpa hambatan.. Lalu apa?
MENIKAH adalah proses pendewasaan. Dan untuk memasukinya diperlukan mental yang kuat
dan berani. Berani menghadapi masalah yang akan terjadi dan punya kekuatan untuk menemukan jalan keluarnya..

Kedengarannya sih indah, tapi kenyataannya? 
Harus ada 'Komunikasi Dua Arah',
'Ada kerelaan mendengar kritik',
'Ada keikhlasan meminta maaf',
'Ada ketulusan melupakan kesalahan,
dan Keberanian untuk mengemukakan pendapat'.

Sekali lagi MENIKAH bukanlah upacara yang diramaikan gending cinta,
bukan rancangan gaun pengantin ala cinderella, apalagi rangkaian mobil undangan yang memacetkan jalan.

MENIKAH adalah berani memutuskan untuk berlabuh pada 1 Nahkoda, ketika ribuan kapal pesiar beserta nahkoda lain memanggil-manggilmu..

MENIKAH adalah proses penggabungan dua orang berkepala batu dalam satu ruangan dimana kemesraan, ciuman, dan pelukan yang berkepanjangan hanyalah bunga.

Masalahnya bukanlah menikah dengan anak siapa, yang hartanya berapa,
bukanlah rangkaian bunga mawar yang jumlahnya ratusan, bukanlah perencanaan berbulan-bulan yang akhirnya membuat keluarga saling tersinggung, apalagi kegemaran minum kopi yang sama....

MENIKAH adalah proses pengenalan diri sendiri maupun pasangan dengan menyadari adanya sebuah KOMITMEN di dalamnya.
dan menyadari bahwa menikah bukanlah permainan yang bisa diberhentikan sewaktu-waktu jika kita mulai bosan bermainnya. 

MENIKAH sangat membutuhkan keberanian tingkat tinggi, toleransi
sedalam samudra, serta jiwa besar untuk 'Menerima' dan 'Memaafkan'.
 
Pernikahan yang langgeng tidak selalu hanya karna cinta yang selalu ada
namun selalu mengutamakan memaafkan dan menerima segalanya
dengan menyadari ada tuntunan yang sedang dijalani, mengharap ridho Ilahi robbi.. 
 
*Kesalahan terbesar kita dalam memilih pasangan adalah kita lebih
mementingkan dengan siapa kita menikah bukan seperti apa orang yang akan kita nikahi.
Kita masih lebih mementingkan yang kita inginkan bukan yang TUHAN tunjukan*
 
 
Jalanilah apa yang sudah dipilih
ikhlas berjalan karna menikah ibadah paling lama
jangan pernah mengharap pada manusianya, tapi kepada DIA sang pencipta
semoga pernikahan yang sedang dijalani selalu dilindungi ... Aamiin